Tanggamus —Bupati Tanggamus Drs. M. Saleh Asnawi, M.A., M.H., bersama Wakil Bupati Agus Suranto memastikan pelaksanaan Program Strategis Nasional di wilayah pesisir Kabupaten Tanggamus melalui peninjauan langsung lokasi rencana pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) di Pekon Tegineneng, Kecamatan Limau, Selasa (13/1/2026).

 

 

 

Peninjauan tersebut dilakukan sebagai bentuk komitmen pemerintah daerah dalam mempercepat pembangunan sektor kelautan dan perikanan yang berorientasi pada peningkatan kesejahteraan masyarakat pesisir.

 

 

 

Dalam kegiatan itu, Bupati dan Wakil Bupati didampingi Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Tanggamus, Darma Setiawan, S.Kom., M.M., Kepala Dinas Koperindag Retno, perwakilan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Hendarman Wahid dan Azhar, serta perangkat daerah terkait lainnya. Turut hadir tokoh adat, tokoh masyarakat, dan para nelayan setempat.

 

 

 

Bupati Drs. M. Saleh Asnawi, M.A., M.H., menegaskan bahwa pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih merupakan langkah strategis untuk menciptakan pusat pertumbuhan ekonomi baru di kawasan pesisir, sekaligus memperkuat ketahanan ekonomi masyarakat nelayan.

 

 

 

“Program Strategis Nasional ini kami pastikan berjalan dan tepat sasaran. Pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih tidak hanya menyentuh aspek infrastruktur, tetapi juga peningkatan kesejahteraan nelayan dan penguatan ekonomi masyarakat pesisir,” tegas Bupati.

 

 

 

Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk mendukung program-program pemerintah daerah yang bertujuan mempercepat pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat Tanggamus secara berkelanjutan.

 

 

 

Sementara itu, Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Tanggamus, Darma Setiawan, S.Kom., M.M., menjelaskan bahwa Kampung Nelayan Merah Putih dirancang sebagai kawasan terintegrasi yang menghubungkan sektor produksi, pengolahan, hingga pemasaran hasil perikanan.

 

 

“Kampung Nelayan Merah Putih kami rancang sebagai ekosistem ekonomi pesisir yang produktif dan berdaya saing. Di dalamnya akan ada penguatan sarana perikanan, pengolahan hasil laut, serta kelembagaan nelayan agar mampu meningkatkan nilai tambah dan pendapatan,” ujar Darma Setiawan.

 

 

 

Usai meninjau lokasi KNMP, Bupati dan Wakil Bupati beserta rombongan melanjutkan peninjauan calon lokasi pengembangan Usaha Garam Rakyat di Pekon Tanjung Jaya, Kecamatan Limau. Pengembangan sektor garam rakyat dinilai memiliki potensi besar seiring dengan dukungan geografis dan iklim wilayah pesisir Tanggamus.

 

 

 

Menurut Darma Setiawan, pengembangan garam rakyat tersebut merupakan bagian dari visi pembangunan daerah “Jalan Lurus” yang menekankan pada kemandirian ekonomi berbasis potensi lokal.

 

 

 

“Pengembangan garam rakyat ini tidak sekadar wacana. Pemerintah daerah membuka peluang kerja sama dengan investor, seperti Vortech Corp, PT Garam, hingga penjajakan dengan pemerintah Turki, namun dengan prinsip pembangunan yang inklusif, menyerap tenaga kerja lokal, dan tetap menjaga kelestarian lingkungan,” pungkasnya.

 

 

 

Melalui langkah ini, Pemerintah Kabupaten Tanggamus menegaskan keseriusannya dalam mengimplementasikan Program Strategis Nasional secara nyata, guna mendorong pertumbuhan ekonomi pesisir yang berkelanjutan dan berpihak pada masyarakat.

 

(Tim GWI)