Indra Merviana resmi diangkat sebagai Pelaksana Tugas (Pjs) Direktur Utama Bank Lampung dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) Tahun Buku 2025 dan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) Bank Lampung. Kegiatan tersebut digelar di Ballroom Grand Mercure Hotel Bandar Lampung, Kamis (15/1/2026).

Pengangkatan Indra Merviana disampaikan langsung oleh Komisaris Utama Bank Lampung, Muhammad Firsada, usai pelaksanaan RUPS.

Firsada menjelaskan, RUPS dilaksanakan dalam dua sesi. Sesi pertama merupakan RUPS Tahunan yang membahas laporan kinerja Direksi Bank Lampung selama Tahun Buku 2025.

“Pada RUPS Tahunan, Direksi menyampaikan laporan kinerja tahun buku 2025, termasuk capaian laba perusahaan. Alhamdulillah, laporan tersebut diterima dan disetujui oleh para pemegang saham,” ujar Firsada.

Selain laporan kinerja, Direksi juga memaparkan rencana bisnis Bank Lampung ke depan yang akan menjadi pedoman manajemen dalam menjalankan operasional perusahaan.

Sementara itu, sesi kedua berupa RUPS Luar Biasa membahas pengunduran diri Direktur Utama Bank Lampung sebelumnya, Mahdi Yusuf. Pengunduran diri tersebut seiring dengan penugasan Mahdi Yusuf sebagai Direktur Legal & Compliance PT Bank Rakyat Indonesia (BRI).

“Pengunduran diri Bapak Mahdi Yusuf sebagai Direktur Utama Bank Lampung telah disampaikan dan disetujui dalam RUPSLB,” jelasnya.

Dalam RUPSLB yang sama, para pemegang saham juga menyetujui pengangkatan Direktur Operasional Bank Lampung, Indra Merviana, sebagai Pjs Direktur Utama Bank Lampung terhitung mulai hari ini. “Hasil RUPS ini selanjutnya akan kami sampaikan kepada Otoritas Jasa Keuangan (OJK) untuk dilakukan penilaian kemampuan dan kepatutan,” pungkas Muhammad Firsada.